oleh

Dicegat Massa 9 Kali, Jokowi: Manado Luar Biasa !

KOMENTAREN.NET, MANADO – Antusiasme warga Kota Manado dan Sulawesi Utara pada umumnya menyambut kedatangan Presiden Jokowi, Minggu (31/03) kemarin, sungguh luar biasa. Presiden Jokowi sendiri mengaku terkejut atas sambutan yang dinilainya berbeda dibandingkan dengan daerah lainnya di Indonesia. Apalagi presiden sampai dicegat massa sebanyak sembilan kali.

“Semua daerah yang saya kunjungi, sambutannya berbeda-beda. Dan di Manado saya mendapatkan kejutan, luar biasa,” pungkas Presiden Jokowi ketika diwawancarai wartawan seusai menutup Konferensi Gereja dan Masyarakat X-PGI di Hotel Sutanraja, Minahasa Utara.  

Menurut Jokowi dia sudah beberapa kali mengunjungi Manado, namun kunjungan kali ini jauh berbeda. Apalagi dia sempat  dicegat massa Sembilan kali untuk berjabat dan selfie. Tak heran untuk sampai ke Sutanraja dari bandara yang seharusnya hanya 15 menit, harus ditempuhnya dalam hitungan jam. “Katanya dari bandara ke sini hanya 15 menit, ternyata sampai sini 1,5 jam,” ungkap Jokowi di Sutanraja.

Meski mendapat pencegatan dan harus turun dari mobil, namun Jokowi mengaku happy (senang).  ” Malam ini saya sangat senang, sangat bahagia sekali bisa hadir di sini. Di Manado ini memang luar biasa. Saya mau ngomong apa ya. Padahal saya juga sering kesini. Tapi ini betul-betul masyarakat Manado memberikan kejutan, nyegat di jalan 9 kali. Namanya masyarakat ya harus dilayani. Kalau tidak, saya tidak dibukakan jalan,” kata Jokowi tersenyum.

Seperti diketahui, Jokowi didampingi Ibu Iriana ketika turun dari pesawat di Bandara Sam Ratulangi, langsung disambut warga masyarakat. Dan sepanjang jalan di Mapanget, masyarakat berjubel di pinggiran jalan. Terlihat Jokowi sempat ‘disandera’ di tengah jalan beberapa menit ketika melewati jalan depan perempatan Transmart, sekitar pukul 18.35 Wita.

Melihat mobil Jokowi, massa terlihat  membentuk blokade pagar betis agar mobil terhenti. Jokowi pun merespons dengan melambaikan tangan dari mobil. Namun massa yang terlihat sangat mengidolainya meminta presiden agar turun dari mobil. Paspampres terlihat tak kuasa mencegah. “Turun Pak Jokowi,’’ teriak mereka.

Hebatnya, sang presiden pun turun memenuhi permintaan rakyatnya. Jokowi tidak kuatir sedikitpun, meski para paspampres yang terlihat kuatir karena massa cukup banyak.

Jokowi dengan senyum khasnya kemudian menjabat tangan warga yang mengulurkan tangan. Tak hanya menjabat, Jokowi pun diminta berfoto bersama yang dilayani presiden dengan senang hati. Jokowi sempat berdiri di atas mobil sambil melambai yang makin mengundang antusiasme massa. “Hidup Jokowi, lanjutkan,” teriak seorang warga.

Sekitar 15 menit, Jokowi masuk ke mobil dan melanjutkan perjalanan. Massa yang sudah puas akhirnya memberi jalan iringan mobil presiden yang tertatih-tatih.

Tiba di lokasi konferensi di Hotel Sutanraja, Jokowi kembali ‘diserbu’ massa. Kali ini didominasi peserta konferensi gereja PGI. Antusiasme para rohaniwan untuk menjabat tangan dengan presidennya, kembali dilayani Jokowi dengan tersenyum. Ketika berjalan menuju depan panggung, terlihat Jokowi dengan sabar melayani jabatan tangan peserta dan foto selfie. Sekitar 15 menit, Jokowi akhirnya berhasil melewati para fansnya untuk sampai di depan, dimana Jokowi diagendakan  menutup kegiatan gerejawi tersebut.

Dari Sutanraja, Jokowi berkesempatan menemui warga masyarakat di Jalan Roda dan kemudian kembali ke hotel . Pagi ini presiden diagendakan menandatangani dan menyaksikan dispaly proyek KEK Bitung, Kek Morotai , Kek Palu, Rusun UKIT dan IAIN, sebelum bertolak menuju Papua. Dalam kunjungannya di Sulut, Presiden Jokowi dan istri didampingi Gubernur Olly Dondokambey dan istri, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang, Kapolda Sulut Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto, Danlantamal Wilayah XIII Laksmana Pertama Gig Moses Sipasulta, Danlanud Kolonel Nav Insan Nanjaya dan para pejabat Forkopimda.  (rol/sbr/*)