oleh

Dana BOS Segera Cair, SMKN 1 Tondano Siap Hadapi UNBK

KOMENTAREN.NET, Tondano – Penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahap pertama telah disalurkan sejak bulan lalu. Namun sampai saat ini, penyaluran dana BOS di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tak kunjungan sampai.

Dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulut Grace Punuh, bahwa keterlambatan terjadi diakibatkan rumitnya penyusunan Rencana dan Kegiatan Anggaran (RKA) sekolah.  “Salah satu penyebab utama terlambatnya penyaluran dana BOS ke sekolah-sekolah di Sulut karena penyusunan RKA sekolah,” terang Punuh, Selasa (10/03/2020). “Tapi kondisinya saat ini, RKA untuk satu sekolah saja, bisa mencapai 120 halaman. Pantas saja jika kinerja lamban. Padahal, pemerintah pusat hanya membutuhkan data rekening sekolah dan jumlah muridnya saja,” ungkapnya.

Namun pihaknya cukup memahami jika di dalam petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan penyaluran dana BOS memang wajib untuk memberikan data selengkap-lengkapnya. Pejabat Pengelola Keuangan Daerah (PPKD) pun memerintahkan sekolah untuk mengikuti aturan yang ada. “Namun jika semua telah lengkap, akhir bulan Maret bisa disalurkan ke rekening sekolah,” jelas Punuh.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Tondano Vecky Pangkerego menjelaskan bahwa pihaknya siap melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) meski belum dicairkannya dana BOS. Menurutnya, berbagai persiapan telah disiapkan untuk menghadapi UNBK. “Kami sudah laksanakan simulasi sebelumnya dan syukurlah bisa terlaksana. Untuk menghadapi UNBK nanti seluruh fasilitas komputer, jaringan internet, listrik dan Proktor sudah kami siapkan dengan matang,” ujarnya.

Dijelaskannya, saat ini sekolah memiliki perangkat komputer sebanyak 46 unit, dengan jumlah peserta yang akan mengikuti UNBK sebanyak 142 siswa. Ketersediaan komputer masih dirasa cukup untuk pelaksanaan ujian yang dilaksanakan dengan 3 shif nantinya. “Melihat kondisi itu, ketersediaan perangkat komputer dan keterjaminan listrik sudah tidak ada masalah lagi untuk menghadapi UNBK nanti, kami berharap dapat terlaksana dengan lancar,” ungkapnya.

Menurut Pangkerego, SMKN 1 Tondano masih menjadi sekolah rujukan. Pihaknya siap untuk memfasilitasi dua sekolah di Minahasa untuk tempat pelaksanaan UNBK tahun ini. Sekolah yang akan memakai fasilitas SMKN 1 untuk UNBK tahun ini adalah SMK Lembean Timur dan SMK Anugerah.

Guna kelancaran UNBK nanti, dirinya juga meminta agar peserta dapat menjaga kesehatan, fisik dan mengurangi aktifitas bermain game online. “Ini penting juga. Karena walau sekolah sudah siap dengan fasilitas, peserta harus lebih siap. Saya harap juga saat menghadapi ujian peserta bisa rileks dan enjoy, agar UNBK berjalan lancar dan semua bisa lulus dengan baik,” sebutnya sembari meminta adanya topangan dari orang tua agar dapat mendukung siswa dalam UNBK.(bil)