oleh

Bupati ROR Bertekad Angka Stunting di Minahasa Tetap di Bawah 17 Persen

Minahasa, Komentaren.net – Bupati Minahasa Dr Ir Royke Octavian Roring MSi (ROR) berharap persentase stunting di Kabupaten Minahasa tetap terendah di Provinsi Sulawesi Utara. Setidaknya berada di bawah angka 17 persen.

Bupati ROR menyatakan hal itu kepada Komentaren.net seusai acara sosialiasi pembangunan keluarga berencana di Desa Tandengan, Kecamatan Eris, Kabupaten Minahasa, Jumat (1/7/2022).

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi di seribu hari pertama kehidupan anak. Kondisi ini berefek jangkah panjang hingga anak dewasa dan lanjut usia.

Menurut Bupati ROR, Kabupaten Minahasa termasuk salah satu kabupaten yang terendah presentase stunting di Sulawesi Utara.”Kita berusaha terus agar angka stunting terus turun,” katanya.

Dia menyebutkan, wilayah Kabupaten Minahasa mempunyai 33.953 keluarga yang beresiko stunting. Khusus di wilayah Kecamatan Eris terdapat sedikitnya 1.031keluarga. Angka tertinggi terdapat di Desa Touliang Oki yakni mencapai 576 keluarga. Sedangkan terendah di Desa Maumbi berjumlah 51 keluarga.
“Diharapkan dengan semakin intens sosialisasi akan memberi pemahaman kepada keluarga-keluarga baru ataupun keluarga keluarga yang masih berencana akan berencana mempunyai keturunan (anak) mengenai stunting terutama mengenai dampaknya. Semata-mata agar generasi berikut tidak terdampak stunting,” ujarnya.

Bupati menyatakan, stunting bukan hanya setelah lahir baru disiapkan. Namun lebih dari itu adalah bagaimana ibu hamil dan juga calon bapak betul-betul sudah menyiapkan fisik dan mental psikologi supaya mempunya keturunan,” Bupati mengatakan.

Menurutnya, dengan menambah vitamin dan menjaga pola hidup yang sehat diharapkan anak lahir tidak berakibat stunting. Karena itu, gizi penting bagi ibu yang akan hamil maupun ibu hamil menjadi faktor yang penting terlebih setelah nanti anak lahir.

Kegiatan sosialisasi pembangunan keluarga berencana yang digelar hari ini bertujuan untuk menurungkan angka stunting. Materi mengenai hal itu disampaikan langsung oleh Kepala BKKBN Provinsi Sulawesi Utara Ir Diano Tino Tandaju MErg, Ketua TP PKK Kabupaten Minahasa Dra Fenny Ch Roring Lumanauw SIP, dan pemateri lainnya.

Dalam kegiatan itu hadir pula Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Minahasa Syultje M Panambunan SE MAP. (nes)