oleh

Bomber Sulut United, Eks Timnas U-19 yang Makin Disegani Lawan

BFC Sulut United mulai diwaspadai tim-tim di Liga 2 setelah membungkam dua tim kuat Kalimantan, Mitra Kukar dan Persiba Balikpapan yang sudah punya nama besar di pentas persepakbolaan nasional. Stadion Klabat menjadi ‘kuburan’ kedua tim tersebut ketika dibenam Sulut United 2-1 dan 2-0.

Di balik kejutan Sulut United, melejit nama Martinus Novianto Ardhi, sang bomber utama. Dia mencetak masing-masing 1 gol ke gawang Mitra Kukar dan 1 gol ke gawang Persiba. Nama Martinus sendiri masih kurang dikenal para fans di Sulut. Padahal dia sebenarnya adalah pemain kelahiran 3 November 1995 yang memiliki talenta besar.

Buktinya, Martinus pernah dipanggil memperkuat Timnas Indonesia U-19 di era tahun 2013-2014 dan Timnas U-21 tahun 2014-2015. Naiknya pamor Martinus sedikit unik. Pemain kelahiran Gunungkidul ini melejit ketika membela tim Pra-PON DIY dan bermain dalam laga uji coba melawan Indonesia U-19 di Stadion Mandala Krida, Jumat 7 Februari 2014 silam.

Martinus berhasil mencetak dua gol meski klub yang dibelanya harus tetap mengakui keungulan Timnas dengan skor akhir 2-3. Kepiawaian Martinus menjebol gawang lawan hingga 2 kali membuat pelatih Indonesia U-19 saat itu Indra Sjafri terpikat.

Dia kemudian memperkuat Bali United dan akhirnya dipinjamkan di Bogor FC yang berganti nama menjadi BFC Sulut United. Martinus sendiri tak hanya memiliki insting mencetak gol yang tinggi. Dia juga smart dalam membaca peluang. Dan memang sejak kecil, pemuda sederhana ini termasuk pinter di sekolah.

Martinus Novianto Ardhi merupakan bungsu pasangan AG Joko Prayitno dan Sri Rahayu, warga Logandeng, Playen, Gunungkidul. Meski sibuk dengan dunia sepak bola, prestasi akademik siswa yang pernah mengenyam sekolah di SMA 4 B Yogyakarta itu, tetap gemilang. Sejak SD ia selalu dapat ranking 3 besar, sampai SMA ia selalu masuk dalam 6 besar. Meski sibuk latihan dan pertandingan sepak bola, Martinus selalu menyempatkan untuk les privat supaya prestasi akademiknya tidak ketinggalan. Kini bersama Sulut United, dia menjadi bomber yang mulai disegani para pemain lawan. (kim/sbr)