oleh

Bersinergi dengan Imigrasi, Walikota Manado Minta Surat Vaksin jadi Syarat Urus Paspor

Manado, Komentaren.net – Pemerintah Kota Manado yang dinakhodai Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang (AARS), lewat program vaksin hebat menargetkan akhir tahun 2021 nanti, sudah 350.000 warga di Manado yang telah tuntas divaksin.

Upaya menjangkau masyarakat di Manado untuk dilakukan vaksinasi, terus dilakukan Wali Kota Andrei Angouw. Termasuk melakukan sinergitas dengan berbagai pihak, termasuk pihak Imigrasi Kelas I Manado.  

Wali Kota Andrei Angouw mengatakan, vaksin hebat tak hanya melayani warga ber-KTP Manado. Namun masyarakat luar KTP Manado yang berada di kota ini, turut divaksin jika mendaftar. Bahkan Wali Kota Angouw menegaskan “Warga asing yang berada di sini (Manado) juga akan kita vaksin,” katanya menjawab pertanyaan komentaren.net, baru-baru ini.     

Dan ketika menerima kunjungan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado, Muhammad Akmal SH, Senin (15/06/2021) lalu di ruang kerjanya, Angouw meminta pihak Imigrasi Manado bisa mensupport penuh program vaksinasi hebat.

Angouw mengharapkan para pendatang dari luar negeri di Kota Manado, harus divaksin. Bahkan dia meminta pihak Imigrasi bisa mensyaratkan, bagi warga yang mengurus paspor di Kantor Imigrasi Manado, bisa menununjukkan surat sudah divaksin.

Artinya, pemohon paspor di Kantor Imigrasi Manado, harus memiliki sertifikat sudah divaksin, untuk kemudian diproses paspornya.

Menurut Wali Kota Andrei Angouw, wajib vaksin untuk pengurusan administrasi di kantor pemerintah dan lembaga terkait, bisa mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) nomor 14/2021 tentang “Perubahan atas Peraturan Presiden nomor 99 tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 19.”

Sebelumnya Andrei Angouw menegaskan, pihaknya telah menetapkan syarat vaksin untuk pengurusan administrasi, seperti halnya masyarakat yang hendak mengurus surat keterangan berbadan sehat di Puskesmas, wajib menunjukkan surat sudah divaksin.

Ketika ditanyai media ini terkait mereka yang tidak bisa divaksin karena masalah kesehatan, Angouw mengatakan hal itu akan diberikan keterangan oleh pihak terkait. “Namun itu tidak banyak kan,” ungkapnya.

Wali Kota Angouw mengatakan, target pihaknya dalam sehari ada 4.000 warga yang divaksin melalui program vaksin hebat. Namun yang ditemui, baru 2.000 warga per hari yang melakukan vaksin. “Soal kesadaran masyarakat untuk divaksin ini perlu ditingkatkan,” katanya dengan mengatakan, vaksin yang disiapkan pemerintah aman.  

Dia mengharapkan masyarakat bisa berbondong-bondong melakukan vaksin demi kebaikan bersama, agar Kota Manado bisa bergerak ekonominya ketika pandemic Covid-19 bisa dikendalikan dengan baik, dimana salah satunya adalah lewat vaksinasi. (sbr/*)