oleh

Banggar DPRD Sulut Tunda Bahas Rp 3,9 Triliun

KOMENTAREN.NET- Selasa (09/11), Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulut bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) melakukan pembahasan RAPBD 2022 di ruang rapat paripurna.

Namun, tak lebih dari satu jam, pembahasan RAPBD tahun 2022 harus ditunda.

Anggota Banggar, Berty Kapojos mengusulkan agar rapat pembahasan ditunda karena legislator Sulut akan mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek), (10/11) esok di Pulau Dewata Bali. 

“Keterwakilan banggar ada disetiap komisi. Untuk pembahasan yang lebih efektif, saya usulkan ditunda sampai minggu depan usai anggota DPRD mengikuti bimtek,”ujar Kapojos yang juga legislator PDIP itu.

Usulan tersebut disetujui dan ketua DPRD Andi Silangen langsung mengetuk palu untuk skors rapat pembahasan dan akan dilanjutkan pekan depan.

Awalnya, Ketua TAPD Asiano Gammy Kawatu (AGK) sempat menyampaikan pagu anggaran di semua SKPD Pemprov Sulut. 

Kawatu juga menegaskan bahwa untuk RAPBD 2022 dan KUA-PPAS yang sudah disepakati nilainya tidak berubah yakni sebesar Rp 3,9 Truliun.

Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut adalah SKPD yang akan kelola anggaran terbesar yakni mencapai Rp 1,7 Triliun. (mon)