oleh

Balai Kir Minut Sudah Tutup 3 Bulan

KOMENTAREN.NET, Airmadidi – Balai pengujian kendaraan bermotor atau yang biasa disebut balai Kir milik Dinas Perhubungan Minahasa utara telah berhenti beroperasi sejak tiga bulan terakhir. Ini disebabkan banyak peralatan yang rusak dan tak jelasnya status tanah yang ditempati bangunan uji Kir tersebut.

Menurut Kadis Perhubungan Minahasa Utara Berty Ngangi SP, penghentian ini sudah dilakukan sejak tiga bulan lalu. “Waktu saya bertugas di Dishub Minut sebulan lalu, Balai pengujian kendaraan ini sudah ditutup,” ujarnya, Senin (02/09).

Ia mengungkapkan ditutupnya Balai uji KIR ini disebabkan karena peralatan banyak rusak. Demikian juga karena status tanah yang belum jelas. “Sudah ada surat dari Dirjen Perhubungan Darat yang meminta agar perlu adanya pengadaan alat KIR yang baru. Diprediksikan harga alat tersebut bisa hingga Rp3 miliar,” ungkapnya.

Ngangi pun menambahkan jika pihaknya dalam waktu dekat ini akan segera melakukan konsultasi dengan Kemenhub terkait pengadaan alat pengujian KIR ini. Bahkan kalau perlu meminta adanya bantuan lewat APBN di Kemenhub. “Kita akan upayakan konsultasi ke pusat agar KIR ini bisa berjalan kembali. Sebab, Balai pengujian kendaraan ini menjadi penyumbang PAD terbesar di Dishub Minut,” pungkas mantan Kadis Lingkungan Hidup Minut ini.(art)