oleh

Atlet Berprestasi Jangan Disingkirkan

KOMENTAREN.NET, Manado – Meski Pengprov Ikatan Olahraga DanceSport Indonesia (IODI) Sulawesi Utara telah berganti, diharapkan pengurus baru tidak menyingkirkan atlet-atlet berprestasi yang telah berjasa mempersembahkan prestasi di Kejurnas DanceSport tahun lalu hingga membuka peluang Sulut lolos ke PON 2020.

Hal ini disampaikan pengurus IODI yang lama, Anggie Onibala dan Frangky Togas kepada wartawan, akhir pekan lalu. “Kami belum pernah dihubungi untuk koordinasi soal atlet,” kata Togas yang pada pengurus periode lalu sebagai Sekum.

Anggie pun mennambahkan, ia kesal adanya laporan dari Pengprov ke PB Pusat dan KONI bahwa atletnya tidak bisa dihubungi. Padahal pihak Anggie sudah lama menunggu. “Nah, sekarang atlet yang kami bina sudah terdaftar di panitia Pra PON Bali,” lanjut Anggie.

Ia menjelaskan bahwa sepengetahuan waktu hasil Rapat Pimpinan (Rapim) beberapa waktu lalu keputusannya entry by name. Artinya, nama-nama atlet yang ikut Kejurnas 1 dan 2 sudah ada. Ditambah dengan tradisional dance.

“Untuk hiphop dance, duo dan couple dance atlit yang ikut kejurnas 1 dan 2 tetap harus ikut,” imbaunya. “Tapi sekarang kenapa nama kami tidak ada?. Koq sekarang Pengprov IODI yang baru bisa menikmati mengisi kuota tersebut atas pengorbanan atlet-atlet sebelumnya,” kata dia.

Anggie mempertanyakan hati nurani Pengprov IODI Sulut yang baru, terkait atlet yang sudah berjuang sedari awal. (kim)