oleh

Amir Liputo Sosialisasi Perda Covid dan Fakir Miskin

KOMENTAREN.NET- Anggota DPRD Sulut, H Amir Liputo SH menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) tentang penegakkan Protokol Kesehatan Covid-19 dan Perda Fakir Miskin dan Anak Terlantar  di Ruang rapat paripurna DPRD Sulut, Rabu (27/10/21). 

Dalam Sosper tersebut bertindak sebagai narasumber adalah Ibu Fahria Saleh ST, MSI. Serta di moderatori oleh Hasan Syafii dan Nir Amalia. 

Legislator dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengatakan saat Sosper mendapat banyak masukan dari masyarakat yang hadir.

“Intinya masyarakat menyambut baik kedua perda yang telah ditetapkan oleh DPRD tersebut. Kita mendapat banyak masukan karena ternyata masyarakat ini sangat kritis sangat peka dan selama ini mereka mengatakan bahwa perda-perda yang ditetapkan banyak yang mereka tidak ketahui,” kata Liputo. 

Lanjut disampaikan anggota DPRD dapil Kota Manado itu, berharap, mereka yang hadir saat sosper dapat menjadi agen-agen yang akan lebih menjelaskan kepada masyarakat, terutama kedua perda ini yakni perda Penegakkan Prokes Covod-19 dan perda tentang Fakir Miskin Anak Terlantar. 

“Saya kira program ini sangat membantu sosialisasi kesadaran hukum sosialisasi tentang tugas-tugas kedewanan sendiri karena dewan itu harus lebih banyak bukan soal perdanya tetapi bagaimana menelurkan peraturan peraturan yang mampu memberikan kemaslahatan bagi masyarakat banyak,” harapnya. 

Terkait banyaknya masukan yang disampaikan oleh masyarakat yang hadir, Liputo mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan adanya revisi perda. 

“Saya kira tidak menutup kemungkinan semua UU bisa direvisi, boleh jadi pada saat pelaksanaan itu belum ada. Misalnya tentang masker. Jika kita sudah mencapai Heard Imunity boleh jadi masker tidak diperlukan lagi. Tetapi kewajiban menjaga jarak, cuci tangan tetap berlaku. Kan bisa di revisi tidak menutup kemungkinan. Yang jelas saya senang karena yang hadir hari ini cukup kritis dan cukup banyak memberikan masukan yang bagus kepada  kami,” tutup Liputo yang juga personel Komisi III. (mon)