oleh

Alfred TF Sengkey, Komisioner Bawaslu Minsel Berlatar Jurnalis

Komentaren.net – Alfred TF Sengkey adalah sosok berlatar belakang jurnalis yang sukses menjalankan tugas sebagai komisioner Bawaslu Minahasa Selatan (Minsel). Hebatnya, Alfred TF Sengkey yang keseharian akrab disapa Franny Sengkey ini, merupakan salah satu komisioner terlama.

Franny dipercayakan pertama kalisebagai pengawas Pemilu pada saat dia terpilih sebagai Anggota Panwas Pemilu di Kabupaten Minahasa Selatan  2002-2004 silam. Usai sukses menjalankan tugas di Panwas, Alfred Sengkey sempat berkecimpung sebagai Anggota KPID Provinsi Sulut 2008-2011.

Seusai tugas di KPID, Alfred Sengkey kembali terjun ke dunia Panwas. Bahkan dia kemudian menjabat Ketua Panwas di Kabupaten Minahasa Selatan selang 2012-2014.

Tahun 2017 dia sempat menjadi Staf Khusus Bupati Minahasa Selatan Bidang Komunikasi selang dua tahun, yakni 2016-2017. Namun kembali passion-nya di Panwas membuatnya dia kembali bertugas di lembaga tersebut. Dimana pada tahun 2017, Alfred Sengkey kembali menjabat Anggota Panwas Kab.Minahasa Selatan.

Dan ketika Panwas berubah menjadi Bawaslu, lagi-lagi Sengkey terpilih dan menjabat sebagai Anggota Bawaslu Minahasa Selatan 2018-2023, dimana dia mampu menyelesaikan tugas dengan baik di saat Pemilu 2019 dan Pilkada Minsel 2020.

Bagi Alfred TF Sengkey, menjadi pengawas Pemilu dan Pilkada merupakan bentuk pengabdiannya dalam mengawal demokrasi agar berlangsung dengan baik dan fair.

Meski begitu, dia mengakui latar belakangnya sebagai seorang jurnalis, membuatnya lebih mudah untuk menjalankan tugas sebagai anggota Panwas dan Komisioner Bawaslu yang bertahun-tahun dijalaninya,  

Pria kelahiran Tompasobaru 25 Agustus 1976 ini juga dikenal sebagai sosok yang aktif di berbagai organisasi. Bahkan seabrek jabatan yang dipegangnya di antaranya sebagai Wakil Ketua KNPI Kabupaten Minut tahun 2006, Pengurus KNPI Sulut Tahun 2012, Pengurus KNPI Minsel 2013, Wakil Sekretaris KNPI Sulut 2015 dan Pengurus Karang Taruna Minsel 2013.

Sengkey juga pernah berkecimpung di kepengurusan GAMKI pada tahun 2014, kemudian menjabat Ketua Jaringan Nusantara Minsel 2015 dan Humas Humas PMI Manado 2012.

Sebagai sosok berlatar jurnalis, pria yang pernah menjabat Kepala Biro Minsel Harian Komentar, Wakil Pemred Harian Reportase, Pemimpin Redaksi Harian Cahaya Pagi, Pemimpin Redaksi Harian Jurnal Sulut dan Pemimpin Redaksi Media online www. Inimanado.com ini memiliki jaringan dan relasi dengan berbagai kalangan, baik di kalangan masyarakat bawah maupun para penentu kebijakan.

Dia mengaku sangat memegang erat jargon “satu musuh terlalu banyak dan 1000 teman terlalu sedikit”. Baginya menjalin pertemanan dan relasi, akan menambah pengetahuan dan mempermudah berbagai tugas yang diemban di manapun dia berada. (vil/*)  

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *