oleh

Aktor Intelektual Rusuh Papua Tinggal di Inggris

MENANGGAPI pernyataan Kapolri Jenderal Tito Karnavian bahwa ada keterlibatan pihak asing dalam serangkaian kerusuhan di Papua, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko angkat bicara dan langsung menuding nama Benny Wenda. “Ya jelas toh. Jelas Benny Wenda itu. Dia mobilisasi diplomatik, mobilisasi informasi yang missed, yang gak bener. Itu yang dia lakukan di Australia lah di Inggris lah,” kata Moeldoko di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (02/08).

Moeldoko mengatakan, peristiwa ricuh di Papua adalah persoalan politik, dan tak bisa diselesaikan dengan pendekatan militer. “Ini persoalan politik ya. Ini persoalan politik harus diatasi dengan pendekatan politik, enggak bisa dengan pendekatan militer. Ini juga lebih politik karena dia bergerak di front politik,” tukas Moeldoko seraya mengatakan, tak menutup kemungkinan pemerintah berkoordinasi dengan otoritas Inggris. Sebab, Benny Wenda menetap di sana.

Lalu siapa Benny Wenda? Benny Wenda adalah ketua dari organisasi United Liberation Movement for West Papua. Organisasi ini fokus menggalang dana bagi kemerdekaan Papua.

Sejak tahun 2003, Benny Wenda dan istrinya Maria serta anak-anaknya memilih menetap di Inggris sampai diberi suaka politik di sana. Pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di 2013, pemerintah pernah menyampaikan keberatan atas pembukaan ‘kantor’ Gerakan Separatis Papua di Oxford, Inggris. Pembukaan ‘kantor’ gerakan separatis Papua di Inggris tak lepas dari peran Benny Wenda. Meski begitu pemerintah Inggris tetap menyatakan dukungan kepada NKRI. Melalui Kedubesnya di Jakarta, pemerintah Inggris menegaskan sikapnya yang tidak mendukung kemerdekaan Provinsi Papua dan Papua Barat.

Saat tinggal di Inggris, Benny Wenda membuka kantor Kampanye Papua Barat Merdeka (FWPC) di Kota Oxford, Inggris. Benny Wenda mengklaim pembukaan kantor resminya itu sebagai kemenangan diplomasi terhadap Indonesia. Benny mengatakan kantor tersebut dibuka pada tahun 2005. Pembukaan kantor Kampanye Papua Barat Merdeka diklaim mendapat dukungan dari seluruh dunia. Benny mengatakan dana pembangunan didapat dari sumbangan. (cnn/sbr)