oleh

AJP Berpeluang Menang Rebut Suara Milenial

KOMENTAREN.NET, PEMILIH milenial di Sulawesi Utara (Sulut) nampaknya kurang mendapat perhatian dari para calon legislatif (caleg) Daerah Pemilihan (Dapil) Sulut. Padahal, jumlahnya cukup besar dan dijika “digarap” dengan serius akan berpengaruh signifikan bagi suara para caleg DPR-RI untuk meraih kursi di Senayan-Jakarta.

Menurut Survey Lembaga Survey dan Politik Taufik Tumbelaka Center (TAC), perilaku pemilih milenial Sulut khususnya pemilih yang baru pertama kali atau baru 1 kali ikut dalam hajatan pesta demokrasi pemilihan legislatif cukup unik. Pada umumnya tidak pusing dengan ideologi partai politik (parpol), kurang peduli terhadap hiruk pikuk issue-issue politik.

Bahkan, terkesan malas bicara politik dan tidak terjebak dengan klasifikasi terkait status sosial dan ekonomi serta tingkat pendidikan. “Pemilih milenial memiliki kecenderungan dalam memilih kepada lebih yang disebut representasi mereka. Istilah di Jakarta bilang, “ini gue banget” atau karena figurnya dianggap keren versi mereka,” ujar Taufik Tumbelaka.
Dikatakannya, keunikan pemilih milenial ini menyebabkan tidak mudah “menggiring” agar mereka memilih kesalah satu caleg, perlu pendekatan khusus dan berbeda.

Berdasarkan pantauan dan manuver politik TAC jelang Pemilu Legislatif (Pileg) 2019, untuk calon DPR-RI dari partai politik (parpol) besar peserta Pileg yang memiliki caleg dari kaum milenial yang menonjol , yaitu Adrian Jopi Paruntu (AJP). Masing-masing punya kelebihan seperti AJP yang berasal dari keluarga penguasa parpol besar seperti PG dan memiliki seorang ibu Bupati yang terkenal.

“Selain berasal dari keluarga Parpol, pria muda AJP punya tampilan fisik menarik plus bawaan yang gaul ala orang muda dengan karakter _cool, calm and confidence tentu akan menjadi “nilai jual” tinggi dikalangan kaum milenial khususnya perempuan,”pungkasnya. Dilihat dari persaingannya, nampaknya AJP akan lebih diuntungkan dikarenakan posisi sebagai pria gaul yang sedikit beraroma milenial khas Ibukota Jakarta nampaknya menjadi point plus ditambah cukup tingginya manuver AJP menyasar kelompok milenial. “Memang tidak akan semua terambil oleh AJP, namun nampaknya perolehan suara milenial oleh AJP akan signifikan,” tukasnya.(vil)