oleh

Sehan Bakal Cabut Dukungan Prabowo-Sandi

KOMENTAREN.NET, BOLTIM – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sehan Landjar, SH gerah dengan apa yang terjadi pada partainya dan sejumlah kader PAN saat kampanye pasangan Capres Prabowo Subianto dan Cawapres Sandiaga Uno, di Kota Manado. Kedatangan Prabowo Subianto, rupanya menyisakan insiden yang tidak mengenakkan di jajaran kader Partai PAN.

Sehan mengancam bakal mencabut dukungan mereka DPW PAN Sulut terhadap pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, pada Pemilihan Presiden 17 april 2019 mendatang. “Kami tidak bisa menerima dan sangat kecewa, kader kami yang juga Ketua DPD PAN Kota Manado, Boby Daud didorong-dorong dari atas panggung kampanye, serta memberikan penolakan kepada kader kami untuk memasang bendera PAN pada kampanye Prabowo di Manado,” tegas Sehan, Senin (25/03/2019) kemarin.

Dirinya bahkan mengatakan kalau pihaknya akan melakukan klarifikasi kepada pengurus Partai Gerindra Sulut, terhadap sikap penolakan dipasangnya bendera PAN pada saat kampanye Prabowo. “Hari ini kita akan meminta klarifikasi kepada mereka pengurus Gerindra terkait maksud pelarangan pemasangan bendera PAN itu,” tambah, Sehan yang juga sebagai Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Eang sapaan akrabnya itu menegaskan, pihaknya juga akan segera menggelar rapat, guna menyikapi hal itu.“Kita juga akan segera rapat dengan seluruh pengurus dan kader partai, untuk memutuskan pencabutan dukungan terhadap Prabowo-Sandi, serta akan memboikot kampanye pasangan itu di Sulut,” tegas Bupati dua periode itu.

Kembali Eang mengatakan, dirinya bisa mengarahkan dukungan pasangan calon lain, karena merasa partainya tidak dihargai.”Sebagai seorang seniman politik, saya sudah puluhan tahun menelan asam garamnya dunia politik. PAN Sulut saya besarkan dengan keringat tangan saya, namun tidak dihargai seperti ini. Saya tegaskan, kami tidak akan main-main dengan dukung mendukung pasangan,” ucapnya, dengan nada kesal. (sdy)