oleh

Ini Cara Menentukan Peringkat 3 Terbaik Grup di Euro 2020. Bisa Sampai Adu Penalti !

TURNAMEN Sepakbola Euro 2020 diikuti 24 tim yang dibagi dalam 6 grup. Yakni Grup A sampai F. Dua tim terbaik dari masing-masing grup, akan lolos otomatis di babak knockout 16 besar. Namun jika masing-masing grup diambil 2 terbaik (juara dan runner up), berarti baru 12 tim yang melenggang ke babak 16 besar.

Dengan demikian masih diperlukan 4 tim lagi agar jumlah 16 tim terpenuhi. Nah, ketentuan yang diterapkan UEFA, aka nada 4 tim juara tiga (3) terbaik yang akan ‘berjibaku’ untuk ikut melenggang ke babak 16 besar untuk bergabung dengan 12 tim (juara dan runner up grup).

Lalu bagaimana menentukan 4 tim dengan status juara 3 terbaik ini? Seperti dilansir dari uefa.com, pertama tidak semua grup diberikan kuota untuk mendapatkan juara tiga terbaik atau play off winner. Sesuai undian yang dilakukan EUFA, jatah tersebut hanya untuk 4 grup. Yakni Grup C, D, E dan F. Hal ini dihitung ketika tim-tim tersebut masuk lewat babak kualifikasi menuju final Euro 2020.  Nah selanjutnya, bagaimana menghitung empat tim dengan posisi “juara tiga terbaik” dari masing-masing grup (C, D, E, F)?     

Sesuai regulasi EUFA, penilaian pertama adalah jumlah poin terbanyak yang diperoleh oleh kandidat juara tiga terbaik di empat grup tersebut. Menang dihitung 3, draw dihitung 1 dan kalah 0. Jika kemudian masih ada tim yang memperoleh nilai sama, atau ada enam tim yang sama sedangkan yang dibutuhkan hanya 4 tim terbaik,  maka penentuan kedua dilakukan dengan cara menghitung selisih gol. Jumlah gol yang dicetak dikurangi gol kemasukan.  

Namun juga, jika selisih gol masih juga ada yang sama. Penentuan berikutnya melihat head to head atau pertemuan tim di fase grup. Contohnya jika Prancis dan Jerman harus dihitung dalam head to head ini, praktis Prancis yang lolos karena Prancis menang 1-0 atas Jerman ketika kedua tim berhadapan di grup F. Begitu juga seandainya jika head to head Portugal dan Jerman, dipastikan Jerman yang lolos karena Jerman menang 4-2 atas Portugal di penyisihan grup.

Namun seandainya tim yang dihitung head to head berbeda grup, tentunya sulit menentukan dengan sistem ini, karena keduanya tidak berhadapan di grup. Dalam kasus ini, penentuan akan dilanjutkan dengan parameter disiplin (fair play). Ukurannya lewat kartu merah dan kartu kuning yang diterima selama turnamen.

Kartu merah poin 3 dan kuning 1 poin. Siapa yang memiliki poin terkecil, artinya dia yang akan lolos. Jika lagi-lagi lewat penilaian fair play ini tetap sama, maka penilaian selanjutnya adalah lewat peringkat kualifikasi Eropa. Sebagai contoh Portugal di peringkat 5 UEFA akan menang dengan Jerman di peringkat 12 UEFA pada 2021 ini. Atau Prancis di peringkat 2 akan unggul atas Portugal atau Jerman.  

Dan untuk penilaian paling akhir jika semua ketentuan sudah dilakukan, dan masih ada tim yang sama levelnya, maka pemenang akan ditentukan langsung lewat adu penalti antar kedua tim, dan tidak lagi harus bermain 2 kali 45 menit. (sbr/*)