oleh

Raker Perdana di Pemkot Manado, Walikota Andrei Angouw: Jangan Hambat Investasi

Manado, Komentaren.net – Walikota Manado Andrei Angouw menegaskan, salah satu elemen penting dalam mewujudkan visi Manado Maju dan Sejahtera, adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan membuka keran investasi. “Lalu bagaimana torang mendorong investasi? Pertama-tama jangan tare torang  yang pele (hambat). Itu jo dulu,” tegas Angouw dalam Rapat Kerja (Raker) Perdana Bersama Jajaran Perangkat Daerah di Pemkot Manado, Selasa (11/05).

Didampingi Wakil Walikota Richard Sualang, Walikota Manado pertama dari PDIP ini memulai dengan menjelaskan bahwa tugas pemerintah adalah untuk mengatur dan melayani masyarakat.

“Ini torang pe eksistensi. Jangan lari dari itu. Jangan merasa keturunan raja sehingga musti dilayani masyarakat. Itu dulu-dulu sistem kerajaan, kalau sistem demokrasi seperti sekarang ini, torang ada karena digaji masyarakat lewat pajak, untuk membangun dan melayani masyarakat, torang bersama masyarakat untuk membangun masa depan lebih baik. Itu eksistensi kenapa torang ada,” katanya menegaskan, sebagai aparat pemerintah, jangan mengkhianati masyarakat.

AA kemudian mengurai visi AARS (Andrei Angouw-Richard Sualang) dalam membangun Kota Manado, yakni maju dan sejahtera. Dia menjelaskan arti maju dengan membandingkan kota maju lainnya. “Kita lihat kota maju lain, torang nda mau babagini. Torang mau teratur, nda kumuh. Tapi bukan berarti menghapus pa dorang. Kumuhnya dihilangkan, orangnya torang atur. Mereka diberikan tempat tinggal yang layak,” katanya.

Visi Kota Maju juga identik dengan pelayanan kepada masyarakat dengan menggunakan teknologi agar dipermudah, termasuk pembangunan infrastruktur. “Sekarang era teknologi, sesuatu bisa dibikin secara elektronik. Torang bisa melakukan pelayanan dengan teknologi.”

Sedangkan sejahtera yang dimaksud, lanjut Angouw, intinya agar masyarakat gampang dapat kerja, gampang berusaha. “Dan biaya hidup masyarakat harus murah dengan pendapatan tinggi. Makin tinggi pendapatan masyarakat, makin sejahtera.”

Lalu bagaimana caranya? “Ekonomi harus bertumbuh. Investasi harus jalan. Bagaimana torang mendorong investasi? Pertama-tama jangan tare torang (malah) yang pele. Itu jo dulu,” urai Angouw.

Guna menarik investasi, katanya, infrastruktur kota harus baik. “Siapa yang mau investasi kalau jalan rusak, air bersih tidak ada? Torang harus pastikan usaha-usaha yang buka, menguntungkan. Mereka harus eksis. Biar mo buju bagaimana, promosi sampe bagaimana, kalu investor datang lia ikan-ikan kurus, dia nda mo maso. Kalau ikan-ikan gemuk, mereka akan datang berinvestasi di Kota Manado. Dengan begitu perputaran uang di Manado akan meningkat,’’ terang AA.

Di samping itu, dia juga mengingatkan pentingnya ekspor dalam arti ada perdaganganm, dimana uang dari luar bisa masuk ke Kota Manado. “Kita harus dorong usaha semua jalan, yang penting sesuai aturan. Harus sesuai perencanaan, jangan pele-pele (hambat, red),” kata AA.

Walikota juga menyentil soal pungutan liar yang harus diatasi, karena akan berdampak pada beban pengeluaran di masyarakat. Akibat pungli katanya, akan membuat pengusaha menyusun harga dan imbasnya masyarakat yang terkena dampaknya. “Biaya jadi tinggi, kesejahteraan menurun,” katanya juga mengingatkan agar sebagai pelayan masyarakat, pejabat menghargai waktu dan meningkatkan kualitas SDM-nya. (sbr/*)