by

Pemkab Minahasa Buka 220 Formasi CPNS, 4 Diantaranya untuk Penyandang Disabilitas

KOMENTAREN.NET, Tondano – Pemerintah Kabupaten Minahasa kembali membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini, dan pendaftaran dibuka mulai tanggal 11-25 November 2019. Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Minahasa, Moudy Leonhard Pangerapan menuturkan, bahwa Kabupaten Minahasa menerima CPNS sebanyak 220 formasi.

Empat orang untuk alokasi formasi penyandang disabilitas dan 216 untuk alokasi formasi untuk umum.

Pada penerimaan CPNS tahun ini, Pemkab Minahasa juga membuka untuk formasi tenaga Pendidik, Kesehatan dan Teknis. Ia menyampaikan, bagi peserta yang ingin mendaftar CPNS tahun 2019 di Minahasa secara online, akan dibuka mulai tanggal 11-25 November 2019. Peserta bisa langsung mengunjungi situs online yakni, (https://sscasn.bkn.go.id).

“Sedangkan untuk penetapan nama-nama yang lulus seleksi administrasi dan berhak mengikuti seleksi selanjutnya akan diumumkan melalui papan pengumuman di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Minahasa melalui laman Facebook Pansel CPNS Minahasa dan Layanan Informasi CPNS 2019/2020 Kab. Minahasa,” ujarnya kepada Komentaren, Senin (11/11).

Sementara itu, Bupati Minahasa Royke Oktavian Roring mengajak seluruh masyarakat Minahasa yang memenuhi syarat agar bisa melamar menjadi abdi negara. “Marilah semua putra putri terbaik di Minahasa untuk mendaftar secara online menjadi CPNS, dengan mengikuti seluruh persyaratan yang ada,” ajak ROR.

Dalam penerimaan CPNS ini diduga akan ada oknum yang memanfaatkan dengan memberi iming-iming meluluskan peserta. Untuk itu, ROR pun mengimbau kepada seluruh peserta nantinya agar jangan percaya calo atau oknum manapun yang memberi iming-iming akan meluluskan pelamar. “Saya minta kepada seluruh peserta atau pelamar agar jangan percaya calo serta oknum yang memberi jaminan akan meluluskan peserta dalam penerimaan CPNS tahun ini,” himbaunya. Untuk bisa lulus CPNS, ROR menyebut cara yang paling baik adalah dengan mempersiapkan diri.  “Persiapkan diri dan doa, agar bisa jalani seleksi sesuai harapan dan akhirnya bisa lulus sebagai CPNS,” kata dia.

Dalam penerimaan kali ini dikatakannya Pemkab Minahasa bakal memprioritaskan Putra Putri Minahasa. Dijelaskannya untuk warga Minahasa bisa melamar dengan IPK minimal 2,75. Sedangkan yang dari luar Minahasa 3,25. “Dalam penerimaan kali ini kami prioritaskan Putra-Putri asli Minahasa. Untuk itu diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik,” tutupnya.

Sedangkan untuk seleksi penerimaan CPNS tahun 2019, sesuai dengan surat edaran Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa pengumuman nomor:01/PAN-CPNS/2019. Tentang seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan pemerintah Kabupaten Minahasa tahun 2019.

Bidang Pendidik, diantaranya 2 orang untuk ahli pertama (Guru Bahasa Indonesia), 2 orang untuk ahli pertama (Guru Bahasa Inggris), 5 orang untuk ahli pertama (Guru IPA), 2 orang untuk ahli pertama (Guru IPS), 93 orang untuk ahli pertama (Guru Kelas), 2 orang untuk ahli pertama (Guru Matematika), 1 orang untuk ahli pertama (Guru Penjasorkes).

Sedangkan Tenaga Kesehatan, 4 orang ahli pertama (Apoteker), 5 orang ahli pertama (Bidan), 14 orang ahli pertama (Dokter), 11 orang ahli pertama (Dokter Gigi), 1 orang ahli pertama (Dokter Spesialis Anak), 1 orang ahli pertama (Dokter Spesialis Bedah), 2 orang ahli pertama (Dokter Spesialis Jantung), 1 orang ahli pertama (Dokter Spesialis Kandungan), 1 orang ahli pertama (Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin), 1 orang ahli pertama (Dokter Spesialis Mata), 1 orang ahli pertama (Dokter Spesialis Patologi Klinik), 1 orang ahli pertama (Dokter Spesialis Penyakit Dalam), 1 orang ahli pertama (Dokter Spesialis Radiologi), 1 orang ahli pertama (Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik), 1 orang ahli pertama (Dokter Spesialis THT), 1 orang ahli pertama (Dokter Sub Spesialis Anastesi), 2 orang ahli pertama (Dokter Sub Spesialis Saraf), 1 orang ahli pertama (Nutrisionis), 2 orang ahli pertama (Penyuluh Kesehatan Masyarakat), 7 orang ahli pertama (Perawat), 2 orang pelaksana/terampil (Asisten Apoteker), 13 orang pelaksana/terampil (Bidan), 10 orang pelaksana/terampil (Perawat), 1 orang pelaksana/terampil (Perawat Gigi), 3 orang pelaksana/terampil (Pranata Laboratorium Kesehatan), 1 orang pelaksana/terampil (Sanitarian), 1 orang pelaksana/terampil (Teknisi Elektromedis). Dan untuk Tenaga Teknis, 1 orang Analis Bencana, 1 orang Analis Budidaya Ikan, 1 orang Analis Perencanaan dan Kerjasama, 1 orang Analis Perumahan, 1 orang Analis Sistem Informasi, 13 orang Operator Komputer Grafis, 1 orang Pengadministrasi Keuangan, 1 orang Pengelola Pengawasan Pembudidayakan Ikan, 1 orang Pengelola Pengawasan Penangkapan Ikan, 1 orang Pengelola Pengawasan Pengelolahan, 1 orang Peningkatan dan Pemasaran Ikan dan 1 orang Pengelola Data Pelayanan.(bil)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed