by

Sempat Meneteskan Air Mata, Mantiri Minta Kader PDIP Tetap Tegar dan Bersabar

KOMENTAREN.NET, Bitung – Mengakhiri tahun 2019, keluarga besar Partai Banteng PDIP cabang Bitung menggelar Rapat Kerja Cabang DPC PDI perjuangan Sabtu (21/12/2019) kemarin sebagai bentuk menjalankan mekanisme partai sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Pada Rakercab ini, dihadiri Ratusan bahkan hampir ribuan kader dan simpatisan fanatik yang begitu bersemangat hadir di kediaman Keluarga Mantiri-Tangkudung di Kelurahan Manembo-nembo.

Yang menarik saat Ketua DPC PDI Perjuangan Ir Maurits Mantiri memberikan sambutan suasana haru dan kesedihan pun membius kepada semua kader PDIP yang hadir terjadi saat Ketua DPC PDIP Cabang Bitung Ir Maurits Mantiri MM yang tak tahan akan menahan haru akan gejolak yang terjadi beberapa tahun lalu dimana banyak kader PDIP yang dipecat dari bagian Pemerintah Kota Bitung.

Tak heran dengan adanya semangat kader Banteng yang fanatik ini, membuat MM julukan Ketua PDIP Bitung ini tak mampu menahan rasa haru yang sampai meneteskan air mata disebabkan banyak mendengar keluhan dari kadernya karena ada sejumlah kader dan simpatisan PDI Perjuangan dipecat sebagai Pala, RT dan THL hanya karena dianggap berbeda partai.

“Saya tahu persis di tahun 2015, kader dan simpatisan PDI Perjuangan “berdarah-darah” memenangkan pasangan MaMa tapi malah dibalas dengan pemecatan,” katanya dengan suara bergetar sambil meneteskan air matanya dihadapan ratusan kader dan simpatisan PDI Perjuangan.

Dirinya meminta kader dan simpatisan DPC PDI Perjuangan tetap tegar dan bersabar serta solid dalam menghadapi Pilwalkot 2020. “Tetap berpolitik dengan santun dan terus rapatkan barisan jelang Pilwalkot 2020 agar tidak ada lagi tindakan pemecatan hanya karena berbeda warna partai,” katanya.

Sementara itu, Rankercab yang digelar di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kota Bitung di Kelurahan Manembo-nembo Kecamatan Matuari menurut Sekretaris DPC, Aldo Nova Ratungalo membahas beberapa hal penting terkait Pilwalkot 2020.

Diantaranya kata Aldo, penegasan ke seluruh pengurus dan kader bahwa Maurits Mantiri satu-satunya calon wali kota dari PDI Perjuangan. “Jadi tidak ada calon wali kota lain dari PDI Perjuangan selain Maurits Mantiri dan wajib hukumnya bagi kader serta simpatisan untuk mengamankan keputusan itu,” kata Aldo.

Setelah Rankercab kata dia, konsolidasi akan terus dilakukan diseluruh tingkatan partai termasuk dengan relawan untuk memenangkan Pilwalkot 2020. “Mari bekerja untuk memenangkan Pilwalkot 2020,” katanya.

Hadir dalan Rankercab, seluruh pengurus PDI Perjuangan tingkat PAC dan Ranting, simpatisan serta seluruh fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kota Bitung. Hadir juga Fabian Kaloh dan Simon Petrus Tuange.(nan)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed